Lajur hidupku
Tak terasa
pagi pun datang, perlahan lahan menghilangkan hawa dingin di pagi hari. Mata
ini cukup berat untuk menatap ruangan kamar yang tidak terlalu luas namun,
layak dipakai untuk tempat tidur sehari hari. Seperti sikap hari hari yang
biasa tapi, tak ada yang tau apa yang terjadi pada diriku yang sebenarnya. Hanya
ALLAH lah yang tau.
Detik demi
detik berlalu, kamar ini mulai terasa panas bagiku. Karna waktu mulai berlalu,
aku pun mulai menulis tentang hidupku yang keras dan kisah cintaku yang pedas
dan mampu membuat meneteskan air mata #DRAMATIS maksudnya….
Dan inilah
kisahku, lajur hidupku dimulai dari kebiasaan ku bangun pagi, mandi tinggal
nyemplung ke bak mandi namun sebelumnya, kamar mandiku harus mendengarkan semua
curaha hatiku. Di teruskan dengan makan, makan kabel listrik maksudnya agar
hemat. Itu pun cukup untuk cadangan tenagaku disekolah, soalnya aku hidup dari
batu batray ABC, bisa di CES. Tapi saat aku menoleh ke jam dinding, aku pun
terkejut karna pembelajaran akan dimulai 10 menit lagi. Dengan kecepatan yang
tinggi aku seperti meluncur kelangit yang ketujuh. Tapi tiba tiba wajahku
terkena 18 tapak naga dari pa satpam. Aku pun masuk dengan wajah yang agak
sedikit riang selalu….., namun menyimpan kisah yang agak dramatis lah.
Jam pertama
pun dimulai tapi, aku bingung kemana semua orang, kenapa kelas ini sepi dan
kenapa lagi aku tidak disambut apa semuanya tidak rindu padaku,,,,WOY….. kemana
kalian,teganya mereka ninggalin aku disini, di tempat ini #daun-daun pun
berjatuhan diterpa angin yang sejuk ini.. dramatis maksudnya. Sorry terbawa
suasana tapi, memang benar hari ini beda dari yang lain….maksudny begini,
setiap aku turun sekolah pasti ada saja yang negur aku tapi, kali ini tidak
#kaya kota mati aja maksudku.
Tapi semua
itu tetap tak kuhiraukan, aku harus tau kenapa teman teman ku hanya diam saja
seperti tidak tau kehadiranku, dari kejauhan aku mendengar suara gemuruh
diiringi hentakan kaki beberapa orang. Ternyata itu teman teman ku, aku pun
memanggil mereka tapi mereka hanya diam saja seperti teman ku yang lain. Karna
aku muak dengan ketidak wajaran sikap mereka aku pun, memukul pundak temanku
tapi ia tidak respon, ia malah menjauhi ku. Saat aku berteriak mereka malah
seperti tidak mendengar, aku pun merasa takut. Sepertinya aku berada di dunia
ROH,,,!!!!. Tapi bila aku di dunia roh tidak mungkin dong aku bisa memukul
pundak temanku tadi, terus mereka kenapa. Aku pun duduk dikelas mengikuti
pembelajaran yang ada saat aku menulis salah satu huruf yang ada di papan tulis
tapi, tidak disengaja aku salah tulis, otomatis pun aku harus minjam tip-ex
pada temanku yg duduk di sampingku. Saat aku minjam tip-ex nya ia malah
meminjam kan begitu saja tanpa ada kata sedikit pun, setelah menghapus beberapa
kata aku pun mengembalikannya lagi, dan lagi lagi ia tidak berbicara. Sama
halnya kawanku yang lainnya, tak terasa istirahat. Aku pun mengajak temanku
untuk makan di kantin, tapi mereka masih gak respon. Sial mungkin aku lagi
dikerjai oleh mereka, ya mungkin. Bel berbunyi, pak matematika yang agak
ditakuti pun menghampiri # bayangin aja 3 jam MATEMATIKA, ditambah lagi gurunya
yang agak,,susah digambarkan..mungkin karna tendangan saolin soccernya. Dengan
hati yang ikhlas semuanya pun telah bisa dilewati. Dan akhirnya jam sholat
zuhur telah tiba, dengan ini aku mengambil air wudhu, untuk menyucikan diri
dari najis yang menempel di beberapa bagian anggota tubuh yang harus di
wudhukan. Sesudah itu aku pun masuk dengan rombongan temanku, karna tidak di
perdulikan teman temanku. Aku duduk paling pojok… dengan khusuknya aku sholat
karna tidak ada yang mengganggu ku.
Selesai
sholat, kami harus masuk kelas lagi untuk mengikuti pembelajaran yang terakhir,
yaitu pak b.ingris. mudah saja bagiku karna guru b.ingris ini tidak terlalu
rewel dan tak suka melakukan sepak terjangnya di dalam kelas, karna saking
bosannya aku mendengarkan penjelasan guru ini, aku pun tertidur…………,
Saat aku
terbangun, semua orang sudah bersiap untuk pulang, seperti biasa sebelum pulang
kami harus baca doa dulu. Sesudah baca doa aku pun pulang dengan sendiri saja
tidak mengikuti mereka, aku muak karna tidak dihiraukantak jauh dari keramaian
mereka, aku merasa ada yang melemparkan sesuatu kepadaku. Dan tiba tiba saja
kepalaku sudah diselimuti butiran putih, yaitu GANDUM/TEPUNG…ya begitulah
ternya hari ini adalah hari Ultah ku yang ke-15…………ternyata aku gak sadar hari
ini adalah tanggal lahirku,,dengan suara kegaduha di belakangku yang penuh
suara laki laki dan perempuan dan tepuk tangan, ternyata mereka sudah
merencanakan ini sebelumnya. Ternyata aku hanya terbawa egoku ….dan rasa amarah
yang membara, mengantarkanku ke pada ,ke egoisan….semoga aja tanggal lahir ini,
menjadi hari yang dapat dikenang sepanjang masa. Aku hanya ingin minta satu
permintaan. Semoga aku menjadi anak yang dapat menyenangkan orang tua, dan
dapat menaikan mereka umroh suatu hari nanti, bila aku menjadi seorang yang
sukses….sampe disini dulu tentang cerita ku, lajur hidupku. Semoga dapat
dikenang dihati para pembacanya, ok……WASSALAM
Tidak ada komentar:
Posting Komentar